without youAuthor :Uisaokke

Cast :

  • Lead male : G-Dragon / Kwon Jiyong (BIGBANG)
  • Lead female : Park Bom (2NE1)

Genre : Hurt/Drama

Rate : T

Length :Ficlet / One-shoot

Twitter : @uisaokke_QoA

Disclaimer : All of my character is my imagination (GD is GD & Park Bom is Park Bom)dan jika ada kesamaan nama dan karakter maupun plot dalam fanfic ini di kehidupan nyata maupun cerita fiksi lainnya murni karena ketidaksengajaan author lho! Ini cerita murni keluar dari imaginasi uisaokke dan terinspirasi dari all of gbomfanfic in AFF by officialyui & nahonja87 unniedeul (Merekalah yang telah membuat aku jatuh cinta dan addicted to gbom couple). Oh, iya aku berharap sekali untuk tidak mengcopy-paste fanfics ini tanpa seizin author and don’t be plagiarism, okay!

Songfics : Without You/Finally – GD feat YG trainee

 

~WITHOUT YOU~

 

Tepat tengah malam setelah GD pulang dari world tour one of a kind di Jepang, GD langsung pergi menuju apartemen 2NE1. Sepertinya ada suatu hal yang sangat penting harus dibicarakan olehnya kepada salah satu member 2NE1 yang telah membuatnya kesal sampai-sampai tidak bisa menunggu waktu hingga pagi menjelang untuk membicarakan hal tersebut. Sesampainya di apartemen 2NE1, GD yang mengetahui password kunci apartemen 2NE1 langsung menerobos masuk ke dalam apartemen, langsung menghampiri seorang member 2NE1 yang sedang berdiri di balkon sambil memandangi indahnya malam Seoul pada saat itu. GD yang melihatnya langsung menghampirinya dan menggenggam lengan member 2NE1 tersebut hingga mereka saling berhadapan. Member 2NE1 yang dimaksud adalah Park Bom. Park Bompun sangat terkejut akan kedatangan GD pada malam itu.

“Sedang apa kau disini, Ji? Bukankah kau seharusnya masih di Jepang?” tanya Park Bom dingin

“Park Bom, kau masih menanyakan kenapa aku berada disini? Aku ingin membicarakan permasalahan kita.” Ucap GD kesal.

“Permasalahan kita? Memang kita ada masalah apa?” tanya Park Bom kembali.

“Kau benar-benar telah membuatku kehabisan kesabaran, Park Bom. Kau tahu bagiku cinta begitu menyakitkan dan semua cinta yang selama ini kurasakan begitu menyakitkan apalagi jika aku mengingat tentang dirimu, Park Bom. Semakin sakit rasanya hati ini jika mengenang tentang kebersamaan kita selama ini. Aku ingin kau mengetahui bahwa aku sama sekali tidak pernah bermaksud untuk berubah tapi inilah diriku yang sebenarnya. Aku bukanlah orang yang terbiasa mengumbar janji-janji manis yang tak akan pernah aku tahu kedepannya, apakah aku dapat menepatinya. Aku hanya ingin menikmati kebersamaan kita selama mungkin dalam menjalani hubungan kita ini. Apa yang selama ini terlihat diluar bukan berarti aku seperti itu. Selama hampir beberapa tahun kita bersama aku rasa kau sudah memahamiku. Mengapa kita harus mengakhiri hubungan ini? Berikanlah aku alasan tepat mengapa kita harus berpisah!” jawab GD.

“Hanya satu alasan mengapa kita harus mengakhiri hubungan ini, Ji. Aku sudah tidak kuat lagi mendengar semua hal tentang kau!  Aku tidak bisa menerima semua itu, Ji. Kau terlalu banyak menyakiti hatiku dengan kebaikanmu terhadap semua orang khususnya wanita itu. Aku tidak bermaksud untuk posesif terhadap mu tapi setiap kali aku mendengar dan melihat berita tentang kedekatan kalian berdua, aku tidak bisa menahan diri untuk marah, kesal dan cemburu. Semua itu membuat diriku menjadi selalu gelisah dan takut kehilangan mu, Ji. Semakin lama kupendam perasaan ini, semakin membuatku lelah terhadap hubungan ini.” Balas Bom.

“Apa salahnya aku memperlakukan sahabatku dengan baik? Kau tahu jelas siapa yang aku cintai? Kau adalah satu-satunya wanita yang kucintai, Park Bom.” Tanya GD sambil memegang kedua tangan Bom dan menatapnya dengan tatapan yang sangat lembut.

“Kau bohong, Ji! Kau sudah tidak lagi mencintaiku. Kau harus tahu itu, sadarlah yang kau cintai adalah wanita itu!” Jawab Bom sambil meneteskan air mata.

“Park Bom hentikan semua pikiran prasangka burukmu itu terhadapku! Aku tidak perlu menyadarkan diriku tentang siapa yang aku cintai. Perasaan cinta ini, akulah yang merasakannya sendiri dan hatiku masih dipenuhi oleh dirimu.Tidak ada yang berubah sejak dulu!  Tidak ada sedetikpun, aku tidak pernah memikirkan tentang kau, Park Bom.” Balas GD

“Aku ingin mempercayai semua perkataan mu, Ji. Terasa nyata tapi bagiku itu sekarang hanya ilusi belaka. Apa kau pikir aku tidak tahu apa yang selama ini kaulakukan? Kau selalu bertemu dengannya dan setiap kali ia meneleponmu untuk bertemu kau selalu datang menemuinya padahal saat itu kita sedang bersama. Kebersamaan kita sekarang sudah semakin jarang namun hanya dengan satu panggilan telepon darinya kau langsung meninggalkanku. Bukankah bersama dengannya kau merasa nyaman? Akuilah Ji, kau mencintainya!” Ucap Bom

“Park Bom, aku…aku..maafkan aku! Pada waktu itu ia sedang benar-benar membutuhkan pertolonganku jadi aku harus segera menemuinya. Ia baru saja diputuskan oleh kekasihnya dan ia begitu depresi hingga berniat untuk bunuh diri. Jika aku tidak segera datang menemuinya, mungkin saja ia sekarang sudah meninggal karena bunuh diri. Aku hanya membantunya untuk bangkit dari keterpurukan. Tidak bisakah kau mengerti hal itu?” Balas GD memberikan penjelasan.

“Kenapa? Kenapa? Kenapa? Kau baru menjelaskan semua ini kepadaku sekarang! Aku memberikan kepercayaan penuh kepada mu, Ji. Aku tidak pernah sekalipun menyembunyikan apapun kepadamu, aku selalu menceritakan semuanya kepada mu.Kau tahu semua yang kau katakan tadi bagiku hanya alasan saja sekarang. Ji, lebih baik kita akhiri saja hubungan ini! Ini lebih baik untuk kita berdua dan mulai sekarang aku hanya ingin menjadi rekan kerjamu saja tidak lebih!” Ucap Bom marah

Akhirnya dengan berat hati dan kesal, GD pun mengatakan hal yang sebenarnya tidak ia ingin katakan,

“Jika itu yang kau inginkan, baiklah mulai sekarang hubungan kita hanya sebatas rekan kerja! Park Bom, kau yakin tidak akan menyesal suatu saat nanti?” Tanya GD kembali meyakinkan Bom.

“Terima kasih, Ji. Aku tidak menyesal telah mencintaimu selama ini dan tidak akan pernah menyesal untuk mengakhiri hubungan kita sekarang. Ini jalan yang terbaik.”Jawab Bom.

“Kalau begitu, aku akan selalu mendoakan yang terbaik untuk mu.Kita tak akan pernah bisa seperti dulu lagi dan sekarang kita akan menjadi orang asing jika bertemu kembali.”Ucap GD kesal dengan nada bicara yang sangat dingin

“Mianhaeyo, Ji.”Ucap Bom

“Gwenchanayo, Park Bom.”Balas GD

 

~THE END~

 

 

Hai, semuanya~

Bagaimana ceritanya pasaran banget ya?

Aku benar-benar buat fanfic ini sangat terinspirasi dari semua fanficnya official yui unnie & nahonja87 unnie plus lagunya GD yang judulnya Without You/Finally, huhuhu liriknya sedih banget deh plus kayanya menggambarkan hubungan GBOM banget buat aku (T_T)

Apalagi yang nyanyi duet lagu itu bareng GD suaranya mirip BOM~~~ hwaa, I hope GBOM real!!! Kalau ada yang suka GBOM (Addicteds) ataupun DaraHae (Royals), fangirlings bareng yuk sama aku, follow twitter aku aja ya @uisaokke_QoA nanti aku follow back kok~

Terima kasih ya yang sudah baca FF aku dan terimakasih juga buat admin BBFI yang telah rela mempublish FF aku lagi (^_^)v

Dimohon sangat untuk meninggalkan jejak dengan komen maupun review ya! Karena komen sangat berharga banget buat aku (^_^)v