REASON TO LOVE

CAST :

Kwon jiyong

            Jang Hyemi ( female cast Buatan Author )

            Member bigbang

Author : uchita

Length : one shot

Twitter : @uchita_jewels

 

Hyemi – yaa cepat bangun , kau bilang kau akan ke kantor hari ini ??

Aku mendengar suara teriakan itu berkali kali tapi rasanya malas sekali bangun dari tempat tidur .. berusaha mencari ponsel yang ku letakkan di meja samping tempat tidurku . 7. 15 Am

Aku segera mengangkat tubuhku dari kasur dan berlari keluar kamar menuju kamar mandi sambil berteriak teriak..

“Ommaa kenapa kau baru membangunkanku jam segini , aku jadi telat ini ..”

‘Yaaa.. kau itu sudah kubangunkan dari tadi tapi kau tidak mau bangun juga ..”

Aku bergegas mandi dan memakai pakaian seadanya , meninggalkan sarapanku dan bergegas ke halte bis yang tidak terlalu jauh dari rumahku . hari ini penampilanku benar benar berantakan , aku memang tidak suka bersolek seperti gadis gadis yang lain , wajahku tidak pernah ditempeli oleh barang barang yang mengandung bahan bahan kimia yang disebut sebagai alat make up oleh perempuan perempuan saat ini. Tapi hari ini penampilanku benar benar sangat berantakan lebih dari biasanya .. rambutku yang lurus dan hitam sudah sangat berminyak. Aku berbaris bersama para penunggu bis yang lain, mulai mengetuk ketukkan kaki ku yang tidak sabar menunggu bis datang .. mataku terpaku pada gambar yang tertempel di dinding halte bus, G dragon concert , pria ini adalah satu satunya pria yang pernah dan akan selalu aku pikirkan , concertnya sudah berlangsung beberapa hari yang lalu , aku tidak pernah melewatakan setiap concert yang dia buat . andai saja hari itu penyakitku tidak tiba tiba kambuh aku pasti sudah memiliki beberapa foto baru dirinya. Dia adalah satu satunya pria yang mampu membuatku rela menghabiskan uangku untuk melihatnya berlarian di depan mataku , walau dia tidak melihatku tapi melihatnya didepan mataku saja rasanya sudah sangat menyenangkan, sudah membuatku begitu bahagia . memang terasa konyol jika kau merindukan dan selalu memikirkan apa yang sedang dia lakukan sekarang , apa yang dia makan hari ini , bersama siapa saja dia hari ini . dan orang itu bahkan tidak pernah tau bahwa kau ada . tapi hanya itu yang bisa kulakukan , aku hanya di takdirkan untuk menjadi seseorang yang begitu mencintainya. Walau kadang aku merasa ini konyol dan sangat sadar semuanya hanya sia sia tapi aku tidak bisa berhenti melakukan ini ..

Ada satu hal yang membuatku selalu merasa bahwa dia tahu bahwa aku ada, setidaknya aku pernah merasakan kebersamaan dengannya walaupun mungkin dia tidak pernah mengingat itu..

 

Flash back

Hari itu adalah hari yang paling membahagiakan untukku dan setelah hari itu semuanya terasa begitu mengagumkan bagiku …

Aku masih duduk di bangku sekolahku, sejak dulu aku memang bukan orang yang mudah bergaul , aku lebih suka menghabiskan waktu istirahatku dengan duduk sendirian sambil menulis atau mendengarkan music . hari itu seperti biasa aku meninggalkan kelasku dan menuju tempat istirahat favoritku , tempatnya memang agak jauh dari gedung utama sekolah , tempat favoritku itu ada di dekat gudang penyimpanan peralatan olah raga, jarang sekali siswa yang datang kesini padahal menurutku ini adalah tempat paling nyaman di sekolah ini , aku duduk di kursi panjang dibawah pohon besar dan rindang , hari itu musim semi jadi aroma daun dan angin semilir membuatku semakin merasa nyaman .. aku bersenandung kecil mengikuti alunan lagu yang sedang ku dengarkan ..

 

Yaaa – Jang Hyemi ternyata kau ada disini ..

Mataku terbelalak kaget melihat seseorang menemukanku disini , karena aku befikir bahwa hanya aku dan sora teman baikku yang mengetahui tempat ini ..

Jiyong .. bagaimana kau tahu aku ada disini ??

Sora yang memberitahuku ..

Lalu ada apa kau mencariku ?

Ini , kau menjatuhkannya dikelas tadi ..

Bukuku, aahh gomawo ..

Ternyata kau pandai menulis , tulisanmu indah dan tadi aku mendengarmu bernyanyi suaramupun bagus ..

Yaaa – kau sudah lama memperhatikanku yah ??

Aniiii . aku memanggilmu dari tadi tapi kau tidak mendengarkanKU karena asik bernyanyi. Ternyata kau suka hal seperti ini .. lucu juga ..

Mwwooo ..

Hyemi – yaa, kau tahukan aku itu sangat suka ngerap . kau yang bernyanyi dan aku yang ngerap. Pasti akan sangat bagus , tunggu sebentar .. pria itu meninggalkanku sendirian dan tidak lama dia kembali muncul dengan sebuah gitar ditangannya ..

Yaaa – dari mana kau dapat gitar itu ??

Kau tidak perlu tahu , ayoo kita coba bernyanyi .

Dia mulai menyanyikan satu lagu dari penyanyi terkenal dan aku mengikutinya .

Mulai hari itu , kami selalu meluangkan waktu istirahat kami dengan menulis lagu bersama dan bernyanyi ..

Dulu aku mengenalnya sebagai seorang JIyong , Kwon Jiyong seorang anak laki laki yang sangat mencintai music, sejak dulu dia sudah pandai membuat lirik lagu . dan aku percaya bahwa dia pasti akan bisa menggapai cita citanya , tapi aku sama sekali tidak menyangka jika dia akan menjadi superstar seperti sekarang . dan jika saat ini dia tidak lagi mengenalku dan melupakanku tentu saja itu bukan hal yang aneh ..

Flash back end..

 

Aku sampai dikantor dengan keadaan payah karena hari ini busnya sangat penuh . baru saja duduk di mejaku , sekertaris bos yang centil dan tidak bisa kerja itu mendatangi mejaku.

Hyemi – sii , hari ini kau telat lagi ??

Hmmm. Aku tidak mengeluarkan sepatah katapun , melihat mukanya saja aku malas ..

Ini ,bos memintamu untuk melihat isi buku ini dan memperbaikinya .. seperti biasa kau boleh menambahkan kata kata yang bagus seperti biasanya ..

Taruh saja disitu ..

Baiklah .

Sekertaris centil itu berlengak lenggok meninggalkan mejaku ..

Issshh benar benar hanya kerja dangan tubuh dan wajahnya .. memangnya apa bagusnya sih bertubuh bagus dan cantik jika tidak punya otak ..

Aku bekerja di sebuah perusahaan penerbit terkenal di Korea. Tugasku adalah memeriksa buku buku dari penulis untuk diterbitkan . kadang kala aku merasa jika aku menjadi penulis pasti aku bisa lebih baik dari pada penulis penulis terkenal di negeri ini yang tiap kali bukunya akan diterbitkan selalu membuat keningku berkerut untuk membuat kata kata mereka lebih enak untuk dibaca dan dimengerti oleh pembaca..

Seperti biasa sebelum memulai memeras otakku , aku menyeduh lemon tea hangat dan menyetel lagu lagu dari penyanyi favortiku. Bahkan di tempat kerja aku tidak begitu bergaul , entahlah aku menganggap hidupku sudah cukup ramai dengan music yang selalu aku dengarkan dan kunyanyikan .

 

Hyemi – yaa sudah jam makan siang kau tidak makan ??

Jiyeon temanku mengingatkanku yang sedang asik mengoreksi tulisan tulisan yang akan diterbitkan padahal bisa dibilang aku sedang mengarang ulang tulisan tulisan ini..

Jiyeon kau makan duluan saja aku belum lapar dan pekerjaanku tanggung hanya tinggal beberapa halaman ..

Aku memindahkan music yang kudengar kesaluran radio, jam 12 siang ada siaran radio kesukaan ku ..

penyiar di sebrang sana mengatakan bahwa lagu yang akan diputar berikutnya adalah lagu cinta yang menyedihkan tapi dibawakan dengan cara yang sangat istimewa . tidak mendayu dayu tapi kata kata di lyric lagunya bisa membuat kita mengerti betapa perasaan yang dirasakan oleh penyanyinya .. G dragon Missing you ..

Ya , memang lyric lagu itu terasa begitu menyayat hati tapi dinyanyikan tidak seperti orang yang menangis kesepian . tapi justru seperti memendam semuanya dan hal seperti itu justu lebih terasa menyakitkan.

Nae mam- eun i riul jeok han de mal hal sarami eobda

Nado ga geum hwal jjak ut go shipeunde gyeoten amudo eobda ..

Kalimat itu terasa begitu menusuk hatiku , jika benar berita yang beredar bahwa G dragon sering sekali menulis lyric lagu yang sesuai dengan peristiwa yang terjadi padanya , jika benar dia jatuh cinta, siapa gadis yang membuatnya begitu menderita dan begitu dicintainya ..

Aahh sudahlah toh itu pasti bukan aku , tidak perlu memikirkan hal itu terus , Jang Hyemi sadarlah , tidak akan ada gunanya kau berfikir tentangnya terus ..

kututup laptopku dan melangkah keluar . jam makan siang sudah lewat tapi aku memang selalu seperti itu , aku selalu menghindari pergi ke café atau tempat makan manapun saat jam makan siang karena pasti sangat ramai. Bos dan teman teman kantorku sangat mengerti dan mereka tidak protes jika aku pergi keluar untuk makan di jam yang berbeda dengan mereka.

 

Paris Bangquet . 02.00 pm

Aku duduk di restoran dekat kantorku dan memesan segelas susu dan brownies panggang . rasanya sedang malas menggerakkan mulutku untuk makan , aku melakuakan ini hanya agar tubuhku tidak jatuh sakit jika aku tidak makan apapun sejak pagi ..

Aku duduk di pojok ruangan yang mengarah kejendela hingga aku bisa melihat dengan jelas orang orang yang berlalu lalang didepanku .. aku memasang earphone ke kedua telingaku mulai menikmati music yang mengalun dari ponselku. Mataku melotot melihat bayangan orang disebrang jalan restoran ini . aku hanya melihat pungungnya yang berjalan menjauh dari pandanganku , seorang pria dengan kaus panjangnya dan celana pendek terlihat sangat santai , rasanya aku begitu mengenali punggung itu , aku begitu familiar dengan punggung itu . mungkinkah itu dia , aahh tapi rasanya tidak mungkin. Aku pasti hanya berkhayal sekarang ..

Aku memakan makanan yang baru saja datang , aku mulai memikirkan sesuatu dan menuliskannya di tissue yang ada di meja karena aku lupa membawa buku catatanku.

 

I miss you even though you’re here

I can hear your voice loud and clear

But I know you’re about to leave again

Cause that’s the way its always been

 

You realize you mean the world to me

And I make it look like it so easy

I do it all so you won’t feel my pain

But all the pressure is driving me insane .

# Jang Hyemi 10 agstus 2013 #

 

Aku mendongakkan kepala ketika pintu bel restoran berbunyi , segerombolan pria tampan masuk ke dalam restoran .. aku segera merapikan mejaku melipat tisu yang berserakan di mejaku dan bergegas meininggalkan restoran . aku menjatuhkan ponselku tepat di depan meja segerombolan pria tadi . aku gemetar dan menunduk mengambil ponselku .. seseorang menundukkan badannya membantuku mengambil ponselku yang terjatuh dan dadaku berdegup semakin kencang.

Gwencana ??

Nee , gwencana . kamsahamnida .

Aku mempercepat langkahku meninggalkaan tempat itu..

Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan Taeyang, Top, dan Jiyong baru saja memasuki restoran tempatku berada dan ternyata Seungri sudah duduk di meja itu sejak tadi .. aaahhh kenapa aku baru sadar ketika mereka memasuki restoran ini .Dan suara itu suara yang sudah lama tidak kudengar .. “ gwencana “ aku akan sangat menyukai kata itu mulai sekarang .. bagiamana tidak kata kata itu keluar dari mulut pria yang selalu kupikirkan selama ini .. dan dia benar benar tidak mengenaliku , sudah terlalu lama berlalu tentu dia tidak akan mengenaliku .. dan penampilanku , kenapa harus bertemu dengannya saat penampilanku seperti ini …

Aaaahhhhhh,…. Hiikkss hiikkss ..

Aku mencari cari dimana kertas berisi tulisan ku tadi , tapi tidak ada dimanapun ..

Aahhh hilang lagi .. hari ini pertama kali aku menulis lagi setelah beberapa minggu ini aku merasa hampir saja kehilangan keinginanku untuk menulis karena belakang aku lebih disibukkan dengan tubuhku yang semakin lemah dan harus lebih sering ke rumah sakit ..

Aku harus lebih sering bertemu dengan dokter karena penyakitku . bahkan sepertinya aku lebih sering bertemu dengan dokter dari pada orang tuaku sendiri.. penyakitku sudah semakin parah sepertinya .. karena penyakit ini jugalah aku berhenti berharap untuk menjadi seorang penulis dan tidak pernah peduli pada penampilanku karena aku berfikir siapa yang akan tertarik dengan gadis berpenyakit kanker sepertiku , siapa yang mau menghabiskan waktunya untuk mengurus gadis berpenyakitan sepertiku yang pada akhirnya akan meninggalkannya .. karena itulah aku tidak membiarkan diriku untuk melakukan apapun yang kusukai dan tidak memiliki teman karena pada akhirnya aku harus meninggalkan semuanya..

Aku memilih pekerjaanku saat ini pun karena penyakitku, karena pekerjaan ini tidak menuntutku untuk pergi ke kantor setiap hari aku hanya dibayar untuk setiap buku yang telah ku edit . aku tidak terikat dengan apapun karena hal yang paling aku hindari adalah keterikatan antara diriku dan orang orang disekitarku. Aku merasa takut mereka akan merasa dirugikan jika tiba tiba saja aku pergi..
##

 

Hyung apa kau mengenalnya ??

Hhmmm .. aniii , wajahnya hanya familiar bagiku ..

Aaahhh , kenapa wanita itu buang sampah sembarangan ..

Hhmm , mwwoo ??

Seungri mendelikkan matanya kearah kertas yang ada di lantai .

Aku mengambilnya dan membuka kertas itu dan membaca tulisannya kemudian melipatnya dan memasukkannya ke dalam kantongku .

Hyung , kenapa kau jorok begitu , apa yang kau lakukan memasukkan sampah ke dalam kantongmu ..

Ini bukan sampah , ada tulisan yang menarik di kertas ini , aku akan menyimpannya .

Aku kembali ke dorm dan membuka kembali kertas yang kutemukan di restoran tadi ..

Jang Hyemi , Hyemi – yaa apakah ini kau .. jika benar , kenapa kau pergi begitu saja , kau sudah tidak mengenaliku ??

Ahhh rasa sakit ini kembali lagi , sudah terlalu lama aku berusaha untuk menyembuhkan rasa sakit dan kehilangan ini , tapi sepertinya tidak pernah berhasil .. aku masih terus merasakannya ..

Hyemi – yaa apa kau bahagia ? apa kau benar benar tidak pernah berfikir tentangku ?? kenapa begitu sulit melupakanmu ..

 

YG Building .. 02.30 PM

Hyung ada apa denganmu ??

waeeo ? nan gwencana

Annii . kau tidak baik baik saja hyung , lihat wajahmu pucat dan tidak bergairah sejak beberapa hari yang lalu . ada apa denganmu ??

Aku tidak apa apa . hanya sedikit lelah ..

Hyung , kita bahkan sedang dalam waktu istirahat dari seluruh jadwal bagaimana mungkin kau merasa lelah. Saat sedang bekerja sepanjang hari saja kau tidak pernah terlihat pucat seperti ini . Hyung apa ini karena gadis di restoran itu ..

Seungri – yaa , aku baik baik saja , tidak usah asal bicara .. apa yang kau lakukan di sini jika kau sedang tidak bekerja ??

Hyung , kau sendiri apa yang sedang kau lakukan disini ??

Hyung jika kau ingin bertemu dengan gadis itu lagi , datanglah ke restoran waktu itu , dia sering kesana.

Yaa – bagaima kau bisa tahu dia sering kesana ??

Jadi benar ini karena gadis itu .. ?? hyung siapa dia ? kau terlihat sangat aneh setelah melihatnya .. apa dia cinta pertamamu ??

apa dia gadis di lagu missing you itu ??

Benarkan , lyric dilagu itu benar benar untuk gadis tu kan ??

Yaaa – berhenti bicara sembarang , kau , bagaimana kau tahu kalau gadis itu sering ke restoran kemarin ..

Hhmmm , aku hanya melihatnya berbicara akrab dengan pelayan di restoran itu, dan setelah melihat gadis itu kau terlihat sangat aneh saat kita keluar dari restoran itu aku bertanya pada pelayan yang sempat berbicara dengannnya dan dia bilang gadis itu sering datang ke resteroran itu setelah jam makan siang , mungkin jika kau kesana kau bisa bertemu lagi denganya …

Hyung siapa dia sebenarnya ? dia benar benar gadis di lagu sedihmu itu ??

Hyung kenapa aku tidak pernah tahu jika ternyata kau memendam kerinduan pada seseorang begitu dalam ..

Yaa- berhenti bicara sembarangan , kalau kau tahu hal itu kau pasti akan menyebarkannya lewat acara variety show yang kau datangi, benar kan ?? sudah aku pergi dulu ..

Benar hyung , itu pasti akan menjadi cerita yang menarik …

Hyuung berhati hatilah dalam perjalan ke restoran itu..

Isshh anak itu ..

Aku melajukan mobilku ke restoran kemarin , aku sangat yakin jika wanita di restoran kemarin itu adalah Hyemi yang kucari selama ini , tulisan tangannya sama dan aku akan memastikannya hari ini jika perkiraanku tidak salah..

 

 

 

Paris Bangquet 5.00 pm

Seungri bilang bahwa gadis itu kesini setelah jam makan siang tapi ini sudah lewat jauh dari jam itu , tapi aku tidak bisa menunggu sampai besok untuk memastikan semua ini , walau mungkin saja hari ini pun hasilnya akan nihil tapi aku masih ingin tetap mencobanya ..

Aku menggunakan kacamataku dan topi hitam agar tidak menjadi pusat perhatian , tapi sepertinya sia sia , karena semua orang melihat kearahku , aku hanya berharap mereka tidak mendekatiku, aku benar benar tidak ingin diganggu saat ini , karena perasaanku sedang tidak baik . dan ternyata Benar seperti dugaan ku , aku duduk berjam jam di restoran itu tapi gadis itu tidak muncul sama sekali.

Aku berjalan keluar dari restoran , berencana untuk menyewa sebuah hotel didekat sini , karena disaat seperti ini aku benar benar ingin sendirian , dan aku malas menjawab pertanyaan orang orang yang bertanya kenapa aku belakangan ini seperti yang dilakukan seungri siang tadi lagipula aku tidak ingin membuat mereka khawatir .. dan jika hotel itu dekat dari restoran ini , aku bisa dengan mudah kesini kapan saja ..

Aku akan kembali ke restoran kemarin keesokan harinya , berencana untuk makan siang direstoran itu dan berharap gadis itu akan muncul .

Paris Bangquet 12.00 pm

Aku mencari posisi yang nyaman agar aku bisa dengan mudah melihat orang orang yang masuk ke restoran ini . aku memesan makananku dan memperhatikan orang orang yang datang , sudah lewat dari jam makan siang tapi gadis yang kutunggu tidak juga datang , aku beranjak dari kursiku , tapi saat itu masuk seorang gadis , degan kaus panjang dan celana jenas belelnya rambutnya yang lurus dikuncir berantakan, “Hyemi” , bibirku mengucapkan kata kata itu tapi suaraku tidak mampu keluar . aku hanya terus melihatnya dari tempatku , dia benar benar Hyemi , dia benar benar Hyemi yang kucari selama ini, aku tidak mungkin salah mengenalinya .

Jang Hyemi ??

Aku berjalan kearah gadis itu dan memberanikan diriku menyapa gadis itu , gadis yang sudah lama dirindukan oleh mataku untuk memandang wajahnya , dirindukan oleh bibirku untuk menyebut namanya , dia tidak berubah sama sekali jadi tidak mungkin aku salah mengenalinya , aku yakin bahwa dia benar benar Hyemi yang kucari selama ini. Dia hanya terlihat lebih kurus dan sedikit pucat tapi dia tetap cantik seperti dulu. Gadis itu melihat kearahku matanya terbelalak entah karena apa .

Tapi sedetik kemudian gadis itu lari dari hadapanku , dia seperti melihat hantu yang harus dihindarinya .

Hyemi – yaa , aku mengejarnya , tidak ingin kehilangan dia lagi

Hyemi – yaa tunggu , aku menangkap tangannya untuk menghentikan langkahnya . dia berhenti dan nafasnya terengah engah .

Hyemi – yaa , Jang Hyemi ?? kau mengenalku kan ?

Jiyong , aku Kwon Jiyong ..

Gadis itu berusaha melepaskan tangannya dari tanganku ..

Appo, lepaskan tanganku ..

Suara itu , sudah lama aku merindukan suara itu ..

Kau , kenapa kau berlari saat melihatku , kau begitu membenciku ?? apa karena aku pergi tanpa      berkata apa apa waktu itu .

aku kembali menarik tangannya ke tempat yang lebih nyaman untuk kami berbicara .

kenapa kau menghindariku , kenapa kau justru berlari saat melihatku ?? kau masih sangat marah karena aku tiba tiba menghilang waktu itu ? itu sudah sangat lama Hyemi – yaa

aku kembali ke sekolah kita setelah beberapa minggu tapi kau sudah tidak ada , aku bertanya pada teman teman sekolah kita tapi mereka tidak tahu bahkan Sora sahabatmu tidak tahu kau kemana. Aku benar benar berusaha mencarimu tapi tidak bisa menemukanmu.

Hyemi – yaa bicaralah jika kau marah , maki saja aku , jangan diam saja ..

Jiyong – aah , rasanya tidak nyaman bertemu denganmu lagi lebih baik anggap saja kita tidak pernah bertemu hari ini ..

Hyemi – yaa , bagaimana mungkin aku bisa berpura pura tidak bertemu denganmu , aku sangat senang akhirnya aku bisa bertemu denganmu ..

Hyemi – yaa , apa kau tidak merasa bahwa kau keterlaluan , aku memang pergi tanpa pesan waktu itu , tapi jika sekarang kau seperti ini kau sangat keterlaluan , kau bisa memaki dan memukulku sekarang tapi berhenti lah marah terhadapku ..

Aku tidak marah padamu jiyong – ahh , tapi aku tidak suka menjadi pusat perhatian seperti saat ini .. kau lihat semua orang melihat kearah kita , tidak bisakah kau hanya membiarkan aku tidak menjadi temanmu lagi hanya karena kita pernah mengenal selama masa sekolah dulu , toh itu bukan hari hari yang cukup menarik untuk diingat . kau bukan Jiyong yang ku kenal dulu , tidak nyaman rasanya bersamamu sekarang ..

Hyemi pergi meninggalkanku sendirian , aku bahkan tidak bisa berfikir apa apa saat ini , apa yang baru saja kudengar , waktu yang sama sekali tidak berarti baginya tapi aku justru memikirkannya hingga aku hampir gila , dia berfikir bahwa semuanya tidak berarti tapi aku malah mengingatnya sebagai hari hari paling membahagiakan bagiku .. haaaahh aku sudah gila sepertinya .. aku hanya membiarkannya pergi melihat punggungnya yang semakin mejauhiku dan masuk ke dalam taksi yang membawanya pergi entah kemana ..

 

BIgbang dorm 11.00 pm

Aku berjalan pelan memasuki dorm . tidak memiliki semangat lagi, rasanya menyakitkan mengingat kata kata Hyemi tadi .. jika mereka pikir aku adalah orang yang kuat mereka semua salah , aku memang dituntut untuk seperti itu . pekerjaanku menuntutku seperti patung yang tidak punya perasaan hingga aku harus terlihat tersenyum bahkan ketika aku ingin menagis dan berteriak keras.. terlalu banyak yang sudah kupendam dan saat ini semuanya terasa begitu menyakitkan . aku juga manusia biasa , aku hanya pria biasa .. aku terduduk lemas di pintu memeluk kedua kakiku dan menahan isakanku , air mata yang tidak bisa kubendung lagi akhirnya keluar , jika saat ini aku menangis itu artinya semuanya sudah begitu menyakitkan dan aku tidak sanggup lagi menahan semuanya ..

Tiba tiba seseorang keluar dari dalam kamar dan mendekat kearahku ..

Jiyong – aahh . waaeeo ??

Aku mendongakkan kepalaku mendengar suara Youngbae sahabatku . aku sudah begitu mengenalnya , walaupun merasa malu tapi aku merasa lega karena Youngbae yang melihatku seperti ini sekarang bukan member yang lain .

Aku baik baik saja , Youngbae – yaa

Yaaa- jangan berbohong padaku, mana mungkin kau baik baik saja jika sampai menangis begitu ..

Ayo kita kekamarku ..

Aniii – aku baik baik saja , youngbae – yaa

Jiyong – aah , aku tidak pernah melihatmu seperti ini, aku tahu kau menyembunyikan banyak perasaanmu dan aku pikir semua orang di profesi kita melakukan hal itu , jika sekarang kau sampai seperti ini itu berarti kau sudah terlalu banyak memendamnya. Kau tidak boleh lagi memendamnya, setidaknya berceritalah padaku , jika kau seperti ini dan tidak mengatakan apapun kau akan membuatku khawatir ..

Youngbae menarikku bangun dan membawaku duduk di kursi di ruang tamu , dia adalah satu satunya oang yang membuatku merasa nyaman untuk menceritakan apapun padanya , walaupun semua member memiliki hubungan yang baik tapi dengan Youngbae aku bisa bercerita apapun .

Youngbae – yaa , apa kau masih ingat Hyemi ? Jang Hyemi gadis yang pernah kukenalkan padamu dulu waktu kita masih sekolah .. ??

Teman sekelasmu dulu yang suka menulis lagu bersamamu ??

Iyaa , dia. Aku akhirnya menemukannya, sudah bertahun tahun aku mencarinya dan akhirnya aku menemukannya .. tapi hari ini ketika aku meilhatnya , mendengar lagi suaranya dia justru mengatakan kata kata yang membuatku kecewa , dia memintaku melupakan bahwa aku pernah mengenalnya .. gadis itu benar benar sudah gila dan aku jadi semakin gila , mana mungkin aku melupakannya , selama ini aku selalu mencarinya dan berharap bisa menemukannya . tapi ketika itu terjadi dia justru memintaku untuk pergi ..

Jiyong – aah . kau masih memikirkannya ? aku pikir kau telah melupakannya. Setelah beberapa gadis yang kau kencani , aku pikir kau telah melupakannya. Aku tidak tahu jika kau masih begitu memikirkannya .. aahh matta lyric missing you , apa benar yang dikatakan Seungri jika itu adalah tentang Hyemi ??

Neee . Youngbae – ahh . lagu itu untuknya .

Jiyong – aah , beberapa minggu lalu aku bertemu dengan Hyemi , aku bahkan sempat mengantarnya pulang , aku benar benar tidak tahu jika hal ini harusnya kuceritakan kepadamu karena aku pikir bukan hal yang penting ..

Kau tahu rumahnya ? antar aku kesana youngbae – yaa . anii berikan saja aku alamatnya ..

Aku tidak tahu alamatnya, tapi aku akan mengantarkanmu ..

Youngbae – yaa gomawo , kau selalu menjadi teman yang bisa aku andalkan.

Aku akan mengambil beberapa pakaian, dan kau antar aku kerumah Hyemi yah ..

Hhhmm, araseo

Oyah , apa yang kau lakukan , kau tidak keluar ?

Aku juga mengambil beberapa pakaianku , aku akan menginap dirumah sakit hari ini , temanku masuk rumah sakit dan aku akan menemaninya malam ini ..

kau butuh bantuanku ??

Anii , kau tenang saja aku bisa mengurusnya , kau selesaikan saja masalahmu , cepat bereskan pakaianmu ..

Neee. Gomawoo hyung – aah

Iaasshh jangan panggil aku begitu aku risih mendengarnya..

Hahahahhahah.. araseoo ..

Aku melangkah masuk kedalam kamarku memilih beberapa pakaian yang aku perlukan , aku berencana untuk menginap di hotel untuk beberapa hari ini . aku tidak ingin membuat para member merasa khawatir melihat keadaanku . seperti yang terjadi pada youngbae tadi . walaupun dia selalu menjadi orang yang dapat diandalkan aku tetap merasa tidak enak jika masalah yang membuaku menjadi cengeng ini mengganggunya ..

Aku berjalan menuju, mobil milik Youngbae , dia menungguku di dalam mobilnya.

Youngbae – yaa , bagaimana kau bisa bertemu dengan Hyemi ??

Aku bertemu dengannya di depan rumah sakit , awalnya dia menolak untuk kuantar tapi aku memaksanya ..

Kau tahu apa yang dilakukannya di rumah sakit ..??

Hhmm , aku bertanya , tapi dia hanya menjawab tidak ada apa apa, dia terlihat tidak nyaman jadi aku tidak banyak bertanya padanya .

Apa dia bertanya tentangku ??

Annii .. tidak sama sekali ..

Youngbae menurunkanku didepan sebuah rumah besar , ada kebun mawar disamping rumah itu , aku tahu Hyemi sangat menyukai mawar ,itu pasti kamarnya . lampunya masih menyala dia belum tidur ..

Aku meninggalkan rumah itu , berencana untuk datang pagi pagi sekali esok hari ..

 

##

 

Hyemi Room . 11.00 pm

 

Kejadian tadi siang masih saja menari di otakku , rasanya ingin sekali menarik tangannya yang memegangi tanganku dan memeluknya , tapi justru kata kata kasar yang keluar dari mulutku ,

Jiyong – aah miane . aku harus melakukan hal seperti itu , kau akan mengerti suatu saat nanti .

Flash back :

Sora memberikan secarik kertas kepadaku dari Jiyong katanya .

Aku akan menajalani tranee , kau jangan merindukanku ..

Kata kata itu yang tertulis dikertas , aku tidak akan merindukanmu kau bahkan tidak akan melihatku la gi . aku berkata dalam hatiku .

Aku memutuskan untuk menjalani studyku dari rumah , dokter telah mendiagnosa bahwa aku mengidap kanker darah , aku harus menjaga tubuhku agar tidak terlalu lelah . setelah hari itu , aku dan keluargaku pindah dari rumah kami , aku mulai menerima pelajaran dirumah , appa memanggil guru untuk mengajariku . aku mulai membiasakan diriku dengan duniaku yang tidak memiliki siapa siapa selain orang tuaku. Aku memang tidak suka bergaul tapi kini semuanya terasa semakin sepi . setelah hari itu aku tidk pernah melihatnya lagi , tidak pernah mendengar kabarnya lagi . sampai aku melihatnya muncul di tv dan sudah menjadi artis terkenal. Aku selalu memohon pada ayah , supaya aku bisa menonton konsernya tiap kali diadakan di Seoul. Aku selalu berusaha menjaga diriku tiap kali aku akan merayu appa untuk mengizinkanku menonton , karena jika aku terlihat lemas sedikit saja appa akan mengirimku ke rumah sakit atau memangil dokter ke rumah yang pasti akan menyuruhku istirahat dan berbaring di tempat tidur seperti orang lumpuh . aku memang bisa saja tiba tiba pingsang atau tiba tiba saja menjadi demam tinggi , karena itu appa sangat mengkhawatirkan keadaanku . sekarang aku sudah semakin dewasa dan aku sudah bisa mengatasi tubuhku yang tiap kali mulai lemah atau demam.

 

Flash back end

aku meneteskan air mataku , jika aku boleh meminta aku ingin mengatakan padanya bahwa aku mencintainya , kemarin , saat ini bahkan saat aku pergi nanti hatiku akan masih punya cinta untuknya. aku pikir jika aku melihatnya dan mendapatkannya masih mengenalku itu akan menyenangkan tapi ternyata rasanya justru sangat menyakitkan. Aku menarik boneka beruangku dan memeluknya untuk meredam suara isakanku , dan aku menagis hingga ku tertidur ..

keesokan paginya aku bangun dengan mata sembab dan kepala yang sangat berat , hari ini aku harus mngunjungi dokter untuk mengecek hasil lab ku beberapa minggu yang lalu .

aku berjalan lemas kearah halte bus dekat rumahku , aku tidak diizinkan appa untuk menyetir karena dia takut tiba tiba aku akan merasa pusing atau bahkan pingsan , dan aku tidak suka ditemani saat aku ke rumah sakit.

Aku menyetop taksi dan meminta mengantarku ke rumah sakit , aku sudah biasa mengunjungi dokter di rumah sakit ini, jadi rasanya sudah seperti rumah sendiri aku juga kenal baik dengan para suster di bagian ini . aku menunggu dokter di ruangannya karena dia masih ada pasien yang lain . ya aku bahkan sudah biasa menunggunya di ruangannya seperti sekarang ini , karena dokter Hwang adalah teman appa jadi aku mendapat perlakuan istimewa darinya ..

 

Aku meninggalkan rumah sakit dengan hati yang hancur , dokter Hwang bahkan menangis saat menemuiku tadi , rasanya seperti ini ternyata ketika kau mendengar bahwa hidupmu tidak lama lagi , ternyata lebih menyakitkan jika kau mengetahui lebih dulu waktu kematianmu….

Tiga bulan , apa yang bisa kulakukan dalam waktu tiga bulan itu . omma , appa dan Jiyong mereka tiba tiba saja menari di otakku , bagaimana dengan appa dan omma jika aku tidak ada. Mungkin akan lebih meringankan beban mereka karena aku tidak akan merepotkan mereka lagi Karena penyakitku ini . tapi mereka pasti akan kesepian.. lalu Jiyong , mataku ini tidak akan melihatnya lagi dan hatiku tidak akan sakit karena merindukannya lagi .. bukankan itu hal yang baik . ya sepertinya kepergianku tidak akan mempengaruhi apapun dan siapapun kecuali orang tuaku yang akan merasa kesepian..

 

Aku berjalan lemas menuju halte bus , tiba tiba seseorang menarik tubuhku dan mendaratkanku pada pelukannya , sangat erat hingga aku sulit bernapas. Aku berusaha menarik tubuhku tapi orang yang memelukku lebih kuat .

Diamlah , tolong diamlah seperti ini 2 menit saja anii , satu menit saja sudah cukup ..

Aku melemaskan tubuhku yang tegang karena telah tahu siapa pria gila yang tiba tiba saja menarikku ke dalam pelukannya ..

Jiyong – aah aku tidak bisa bernafas kau terlalu kuat memelukku ..

Pria itu akhirnya melepaskan pelukannya .. dan memandangi wajahku dengan matanya yang tajam . dan lagi lagi kami menjadi pusat perhatian..

Jiyong menarikku masuk kedalam mobilnya dan melaju dengan kencang aku tidak tahu kemana dia akan membawaku dan aku tidak sanggup untuk berkata kata karena saat ini pikirankupun entah berada dimana, tubuhku lemah seperti tulang tulang yang menopangnya telah patah..

 

Dia menghentikan mobilnya didepan hotel dan menarikku keluar mobil , aku masih tidak mengatakan apapun hanya mengikuti kemana dia membawaku , aku tidak punya cukup tenaga untuk melawannya , tubuhku sakit dan kini hatiku terasa lebih sakit. Aku sudah tidak perduli dengan apa yang akan dia lakukan terhadapku.

Dia menarikku masuk ke kamar hotel , mendudukkanku di kasur yang empuk , sementara dia berdiri didepanku ..

Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yang tiba tiba saja mengalir deras.

Kenapa kau tidak melawan seperti kemarin , kenapa kau hanya diam kali ini , kau benar benar membuatku gila Hyemi – yaa..

Aku tidak menjawab kata katanya , hanya isakanku yang semakin keras yang membuatnya berhenti .

Dia terjatuh dilantai didepanku.

Kenapa kau hanya diam saja , kenapa kau tidak bicara , katakana sesuatu Hyemi – yaa.. dia mengucapkan kata kata itu dengan frustasi, Pria itu berlutut didepanku dan menangkup wajahku dengan kedua tangannya , dan mulai menciumi pipi dan bibirku dengan kasar ..

Aku tetap tidak dapat mengatakan apapun , selain air mataku yang keluar semakin deras

Bicaralahh , aku mohon bicaralah hyemi – yaa .

Jiyong menangis dan berteriak teriak histeris , aku tidak pernah melihat laki laki yang begitu frustasi sepertinya saat ini sebelumnya..

 

Apa yang kau inginkan Jiyong – ahh , kenapa kau seperti ini ??

Aku merindukanmu hyemi – yaa , sangat merindukanmu , aku hampir gila karena bahagia saat pertama kali melihatmu tapi kemudian kau membuatku begitu frustasi karena memintaku untuk melupakanmu, jika saja aku bisa aku sudah melakukannya sejak dulu tanpa harus kau minta tapi aku tidak bisa , aku berusaha melakukannya tapi aku tidak bisa hyemi – yaa..

Jiyong – ahh kau tidak akan mendapatkan apapun dengan seperti ini ..

Araseo , aku tahu itu , karena itu bicaralah padaku , katakanlah padaku apa yang harus aku lakukan agar kau memaafkanku Hyemi – yaa. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi . aku mencintaimu hyemi –yaa . aku terlalu mencintaimu ..

Aku memandang pria yang baru saja mengucapkan kata kata yang paling indah yang pernah kudengar selama ini . jika saja aku sehat dia tidak perlu semenderita seperti sekarang ini , jika saja aku bukan seorang pasien kanker aku tidak akan merasa semenderita ini .. Aku Tidak sanggup mengucapkan kata kata apapun, hanya air mata yang bercucuran yang menandakan betapa hancurnya hatiku .

Tiba tiba saja tubuhku terasa lemas dan aku tidak ingat apa apa lagi setelah itu, saat ku membuka mata, aku sudah berada di sebuah kamar rumah sakit . aku melihat appa dan ommaku serta namja itu ada di ruanganku .

Omma ..

Hyemii , yaa kau sudah sadar nak..

Omma , apa yang terjadi ??

Omma , tidak menjawab pertanyaanku hanya menangis memegangi tanganku ..

Appa berdiri membelakangiku , kulihat bahunya bergetar ..

Appa , waeeoo ?? kenapa tidak memandangku ?

Dan pria itu dia hanya terduduk lemas dikursi menundukkan kepalanya ..

Omma , apa yang terjadi sebenarnya ??

Kau jatuh pingsan kemarin nak , dan Jiyong yang membawamu kesini . kami sudah mendengar semuanya dari dr. Hwang ..

Putriku yang malang , kenapa kau harus seperti ini ? kau masih sangat muda kenapa kau harus menanggung semua ini , kenapa kau harus semenderita ini .. kenapa bukan aku saja yang merasakan penyakitmu itu ..

Omma menangis kencang , menajtuhkan wajahnya pada tanganku yang sedang digenggamnya membuat semua tanganku basah oleh air matanya ..

Omma , naan gwencana. Kenapa omma bicara sembarangan begitu.

Omma , bukankah kita semua akan pergi nantinya , kita semua akan meninggal tidak peduli siapa yang lebih dulu dan karena apa dia pergi . tapi pada akhirnya kita pasti berpisah .

Karena itu omma , appa . berhentilah bersedih , kalian akan membuatku tidak tenang jika kalian seperti ini ..

Aku menjulurkan tanganku yang lain kearah appa agar dia memegangnya ..

Kalian tau , kalian adalah satu satunya yang membuatku merasa berat meninggalkan semuanya, aku begitu bersyukur karena aku tidak akan merepotkan kalian lagi tapi membayangkan betapa kalian akan begitu kesepian rasanya membuat hatiku hancur .

Omma appa , jinja miane karena aku satu satunya harapan kalian harus pergi lebih dulu dari kalian , harusnya akulah yang menjaga dan merawat kalian tapi aku justru membuat kalian melakukan hal yang sebaliknya , jinja miane karena tidak menjadi anak yang baik untuk kalian ..

Aku sangat mencintai kalian . mulai sekarang hiduplah dengan bahagia, aku tidak ingin bersedih jadi omma dan appa juga tidak boleh .. berjanjilah kalian tidak akan bersedih dan hidup dengan bahagia , aku bahkan masih memiliki waktu tiga bulan untuk bersama kalian , jadi aku ingin menjalani hari hariku dengan bahagia .

Kedua orang tuaku hanya menanggukkan kepala meraka dan menyunggingkan senyum terpaksa. Aku tahu mereka adalah orang tua terbaik yang ada di dunia ini setidaknya itu menurutku..

Omma , appa . aku ingin bicara dengan Jiyong bisakah kalian meninggalkan kami sebentar .. ??

Hmmm . araseo .. kami akan membeli buah dan roti sebentar , Jiyong – aah bisakah aku menitipkan Hyemi sebentar ..

Ooh nee ajushi ..

Omma dan appaku pergi meninggalkan kami berdua.

Pria itu masih duduk di kursinya dengan wajah sayu dan rambut yang berantakan.

Jiyong – ahh . kemarilah .aku harus mengeluarkan suara lebih keras jika bicara denganmu di posisi kau sekarang.

Jiyong melangkah kearahku dan berdiri di samping tempat tidurku .. aku menunjuk kursi disampingnya memintanya untuk duduk di kursi itu .. dia seperti robot penurut yang melakuakan apaun yang kuminta tanpa bersuara .. entah apa yang ada dipikrannya saat ini ..

Kau kenapa ? kenapa jadi begitu pendiam sekarang ??

Hyemi – yaa miane . aku membuat kondisimu semakin parah .. aku begitu ketakutan ketika tiba tiba saja kau pingsan ..

Anii , itu bukan salahmu, sudah biasa jika aku tiba tiba saja menjadi demam atau pingsan . omma dan appa baru mendengar bahwa aku hanya memiliki waktu tiga bulan lagi karena itu mereka sangat sedih .

Hyemi – yaa kenapa tidak kau katakan bahwa kau sakit aku tidak akan berlaku kasar seperti kemarin jika saja aku tahu ..

Jiyong – ahh , kau adalah satu satunya orang yang aku tidak ingin kau mengetahui tentang penyakitku ini , aku pikir kita tidak akan pernah bertemu lagi, aku pikir kau tidak akan mengenaliku lagi saat kita bertemu , karena kau yang sekarang benar benar jauh berbeda dengan JIyong yang pernah ku kenal dulu . aku tidak ingin membuat oang orang yang kucintai merasa sedih karena kepergianku , karena itu aku memilih untuk tidak memiliki teman dan tidak melakukan apapun yang kusukai. Membayangkan kedua orang tuaku yang akan kesepian karena aku pergi saja membuat hatiku hancur.. tapi untuk satu hal itu aku tidak bisa berbuat apa apa , mereka hanya terlalu tidak beruntung karena memiliki anak sakit sakitn sepertiku ..

Karena itu, kau berhentilah merasa bersalah, karena ini sama sekali bukan kesalahanmu dan mulia sekarang berhentilah mencariku dan jalanilah hari harimu seperti biasanya . kembalilah menjadi G dragon yang pandai menulis lagu , yang ceria dan menjadi kebanggan anak anak negri Gingseng kita. Berjanjilah padaku untuk itu Jiyong – ahh ..

Hyemi aku benar benar bingung dengan yang terjadi sekarang , aku tidak pernah membayangkan bahwa kau akan menjadi seperti ini. Aku selalu berfikir bahwa kita bisa menikah dan aku akan membahagiakanmu karena itu aku tidak pernah berhenti mencarimu.

Aku benar benar tidak pernah memikirkan bahwa Tuhan akan membiarkanku mencintai wanita yang bahkan tidak akan cukup waktu bagiku untuk melihat wajahnya. Tiga bulan apa yang bisa kulakukan untukmu dalam waktu tiga bulan.

Jiyong – ahh , kau tidak perlu melakukan apapun, lakukan saja seperti yagn kubilang tadi dan berjanilah untuk hidup dengan bahagia .

Bahagia ? bagaimana mungkin aku bisa bahagia jika kau yang bertahun tahun ini kucari ternyata sedang menanti waktu untuk meninggalkan semuanya .. Hyemi – yaa . apa yang harus aku lakukan ??

Pergilah Jiyong – ahh tinggalkan aku dan hiduplah dengan bahagia ..

Berhentilah bicara seperti itu Hyemi – yaa jaebal ,kau mencintaiku seperti aku gila karena mencintaimu aku tahu itu tanpa harus kau mengatakan apapun jadi berhentilah memintaku untuk meninggalkanmu karena itu tidak akan pernah kulakukan ..

Tidak peduli tiga bulan atau hanya tiga hari aku ingin bersamamu aku ingin menemanimu jadi berhentilah memintaku untuk meninggalkanmu , jaebal aku ingin ada disampingmu ..

Jiyong menggenggam tanganku dan menciumnya , air matanya jatuh membasahi tanganku , kami seperti dua orang yang putus asa karena begitu saling mencintai tapi waktu yang kami miliki sudah hampir habis , kami bahkan baru bertemu lagi setelah bertahun tahun merasa frustasi karena begitu merindukan satu sama lain . aku menangis entah untuk alasan apa , hatiku begitu bahagia karena ternyata pria yang selama ini aku jadikan satu satunya yang ada dihati dan pikiranku ternyata juga mencintaiku tapi rasanya juga begitu menyakitkan dan menakutkan bahwa kami harus menghadapi kenyataan jika kami harus siap untuk dipisahkan karena waktu kematianku tidak lama lagi.

 

 

##

 

Aku kembali kerumah . JIyong benar benar tidak meninggalkanku sendirian, dia meminta izin pada appa dan omma untuk menemaniku. Dia hanya akan pulang malam hari ketika aku sudah tertidur dan saat aku bangun pagi hari Wajahnya adalah yang pertama kali kulihat ketika aku membuka mataku dipagi hari .dan itu mebuatku benar benar bahagia . dia menyuapiku makan, menyusir rambutku yang rontok , dan memakaikan topi atau syal yang cantik untuk menutupi kepalaku yang mulai botak.

Aku selalu bersyukur karena disisa hariku ternyata aku justru dipertemukan oleh pria yang kuncintai tapi merasa begitu menderita karena membayangkan bagaimana dia menjalani hidupnya ketika aku pergi nanti.

Jiyong memintaku memanggilnya oppa, dia ingin mendengar kata kata itu keluar dari mulutku katanya ..

Hari ini dia membawaku ke studio music pribadinya, dia bilang alatnya tidak selengkap seperti dikantor managemennya , tapi biasanya jika dia tiba tiba saja ingin menulis , dia selalu melakukannya di studianya. Dia membawaku kesana karena aku bilang bahwa aku ingin menulis lagu bersamanya lagi seperti saat masih sekolah dulu.

Jiyong selalu berusaha memenuhi keinginanku , dia benar benar ingin aku melakukan apapun yang aku mau sebelum akhirnya aku benar benar pergi. Aku tidak tahu bagaimana caranya dia tersenyum saat hatinya merasa sakit , saat otaknya terus menghitung waktu untuk kepergianku.

 

##

Aku sedang berada di kamarku menatap kosong kebun mawar yang ada didepanku , hari ini untuk pertama kalinya aku bangun dan aku tidak melihat Jiyong ada didepanku , walaupun aku merasa sedih tapi aku memang ingin dia tidak terus bersamaku , aku tidak ingin dia menghabiskan waktu istirahatnya justru untuk mengurusku yang nantinya akan pergi meninggalkannya. Walaupun aku bertanya Tanya kemana dia tapi aku juga merasa lega akhirnya dia punya hal lain yang harus diurusnya selain aku .

Hari ini omma yang menyisir rambutku , dia mengenakanku gaun putih yang cantik dan membuat hiasan cantik dikepalaku.

Omma , kenapa kau mendandaniku seperti ini , seperti akan kepesta saja .

Hyemi – yaa . sudah lamakan kita tidak keluar bersama , hari ini kita berjalan jalan yah . kita berdua saja .

Mwwoo .. hanya kita ?? lalu appa ? kita akan menjemput appa sore hari di kantornya ..

Araseo .. omma tapi kau akan lelah mendorong kursi rodaku ..

Anniyaa . aku hanya mendorongnya bukan menggendongnya . kau tidak suka berjalan jalan denganku ?? kenapa kau terlihat lebih senang jika Jiyong yang mendorong kursi rodamu ..

Ommaa, bicara apa sih ? memangnya mau kemana kita .. ??

Kau ikut saja omma sudah punya tempat yang bagus yang akan kita datangi ..

Omma . kenapa pakaianmu seperti akan kepesta begitu ?? apa pakaian kita tiiak berlebihan ??

Anniii .. tidak akan ada yang salah jika yang memakai gaun cantik seperti ini adalah wanita cantik seperti ommamu ini ..

Hahahaa. Yaa – omma apa yang baru saja kau katakan. kenapa ommaku jadi begini ??

Omma menyetir mobil dengan senyum bahagia , aku tidak tau apa yang dia pikirkannya tapi hari ini dia tampak begitu bahagia .. dia membawaku ke sebuah hotel mewah di pusat kota Seoul .

Omma , apa yang akan kita lakukan di hotel ??

Makan . kita akan makan dulu baru kita berjalan jalan . omma sangat lapar ..

Omma mendorong kursi rodaku masuk ke hotel. Membawaku ke lantai paling atas dari hotel ini. Omma apa kau tidak salah ? kau memencet tombol yang salah tidak ada restoran di lantai itu , hanya ada penthouse di lantai itu ..

Anii , kau tenang saja , kau belum pernah makan siang di sebuah kamar penthouse di hotel terkenal kan ??

Omma , kau ini kenapa sih , kau menghambur haburkan uang untuk hal seperti itu ??

Hyemi – yaa diamlah kau hanya perlu menikmati semuanya dan berbahagialah hanya ini yang bisa omma lakukan untukmu ..

Kami masuk ke kamar penthouse di hotel ini , kamarnya benar benar indah dan besar .

Omma ini indah sekali .. gomawoo ..

Anii , ini bukan apa apa .

Omma mendorong kursi rodaku masuk kesalah satu kamar di ruangan ini , dan betapa terkejutnya aku karena dikamar itu telah ada appa , Jiyong dan Youngbae teman baik Jiyong ..

Mwwoo . kenapa kalian sudah ada disini ..

Aku belum mendengar jawaban apapun tiba tiba pintu bel kamar ini berbunyi .

Biar omma saja yang membukanya ..

Youngbae – yaa . apa kabar ??

Nee Hyemi – yaa . aku baik . miane karena aku tidak tahu tentang

Aku memotong bicaranya karena tau apa yang akan dia bicarakan , aku tidak ingin ada yang membahas masalah penyakitku di tempat yang indah dan hari yang sepertinya akan menyenangkan untukku..

Anii . tidak perlu minta maaf . lalu oppa kenapa Youngbae juga ada disini ??

Dan appa , kenapa appa tidak kerja ??

Ini sudah jam makan siang appa ingin makan siang bersamamu ..

 

Omma , masuk lagi ke kamar dengan seorang pria seusia appa. Aku melihat kearah omma berusaha bertanya siapa pria itu .. tapi omma tidak memberikan jawaban .

Hyemi – yaa. Dia ini pengacaraku. Pak Bae .

Jiyong berjongkok didepanku , tangannya menggenggam tanganku dan dia menciumnya .

Menikahlah denganku Jang Hyemi ..

Mwoo , apa apaan sih ini ? menikah ? oppa kau tidak sedang mabuk kan ??

Oppa kau tahukan apa yang akan terjadi padaku , kenapa kau masih melakukan ini ??

Tidak perduli hanya tiga bulan atau tiga hari aku teetap ingin kau menjadi istriku . wanita yang membuatku menunggu dan mencari kesana kemari setidaknya aku ingin wanita itu menjadi bagian dari hidupku tidak perduli berapa banyak waktu yang tersisa.. menikahlah denganku Jang Hyemi ..

Aku meneteskan air mataku. Mataku memandangi satu persatu orang diruangan itu omma dan appa yang berdiri bersampingan menganggukkan kepalanya saat mata kami bertemu. Seperti ini ternyata rasanya , kebahagiaan yang dirasakan oleh wanita wanita yang menerima lamaran dari pria pujaan mereka.

Terimakasih Tuhan kau membiarkan aku merasakan kebahagiaan ini di akhir masa hidupku. Aku tidak peduli jika saat ini aku dianggap orang yang paling egois karena aku menerima lamarannya walaupun aku tahu bahwa pada akhirnya waktu kami tidaklah banyak dan aku hanya akan meninggalkan luka dihatinya .

Aku menganggukkan kepalaku tanda bahwa aku setuju untuk menikah dengannya pria dihadapanku ini menciumi tanganku dan tersenyum bahagia . kenapa kebahagiaanku terasa sesakit ini ..

Tuan Bae pengacara yang dibawa omma tadi akhirnya menyerahkan selembar kertas untuk aku tanda tangani setelah selembar kertas itu kutanda tangani maka kami akan resmi jadi sepasang suami istri..

 

Aku mengucap syukurku pada Tuhan karena aku masih diberi kesempatan untuk merasakan cinta sebelum aku meninggalkan semuanya , aku tidak keberatan jika ini membuatku menjadi gadis jahat dan egois yang menikahi pria yang dicintai padahal tahu bahwa hidupnya tidak lama lagi . aku hanya berharap kali ini bukan hanya aku yang merasa begitu bahaga tapi juga pengantin laki lakiku . jika memang tubuhku harus pergi darinya setelah tiga bulan tapi hatiku dan cintaku akan bersamanya selamanya .. suatu hari nanti jika ada kehidupan setelah saat ini aku ingin dilahirkan sebagai Jang Hyemi yang kuat dan sehat dan kembali dipertemukan dengannya dan saat itu akulah yang akan merawat dan mencintainya , merasakan keriput kulitnya dan melihat rambutnya yang mulai memutih dan berjalan bergandengan dengan bantuan tongkat kayu yang menopang tubuh kami yang renta..

 

END