10519752_827217570621633_1124683165_nThe Second Kiss

Nama author : Hikari

Cast(s) : Lee Chaerin as CL

Kwon Ji Yong as G-Dragon

Lee Seung Hyun as Seungri

Genre/rating/length : Romance/PG-15/one shoot

Disclaimer :

A/N: Karena ini my first fanfic jadi mohon bimbingannya (bow) comment please dan maaf kalo jalan ceritanya agak aneh karna sambil menulisnya sambil membayangnya melakukan hal yang tidak tidak dengan Ji Yong oppa suamiku #plook dasar yadong *digebukin VIP sedunia.. hehehe akhir kata kamsahamida. Maaf lagi kalau typo hehe. Kamsahamida (bow) ^^

-*-*

 

Hari itu merupakan hari yang tepat untuk Chaerin bermalas-malasan. Dinginnya udara karna musim dingin sangat cocok untuk bermalas-malasan. Apalagi dia hanya mendapatkan satu hari libur setelah padatnya jadwal konser tunggalnya.

Piip piiip..

Chaerin ahh temani aku sebentar. Nanti aku belikan es krim

-Ji Yong-

“haah apa-apan ini.. aku kan baru saja mau menikmati liburanku. Memang oppa ini suka semaunya sendiri” kata Chaerin sambil memajukan bibirnya. Setelah itu sampailah Chaerin di YG building dan tepat di depan pintu sudah menunggu seorang namja bertubuh ceking dengan senyum lebar menghiasi wajahnya.

“aku sudah tahu kau akan kesini uri dongsaeng” katanya sambil mengacak-acak rambut Chaerin.

“ahh oppa hentikan. Sekarang apa mau oppa? Cepat katakan.” Kata Chaerin kesal.

“ahh temani aku rekaman. Hari ini aku harus rekaman untuk album terbaruku. Nanti setelah itu akan kubelikan es krim. Arraso?”

“mwo? Apa oppa tahu aku hanya mendapat libur satu hari saja? Dan aku harus menghabiskan liburku untuk menemani oppa rekaman? Andwe.. aku tidak mau.”

“geure.. kalau kau tidak mau berarti strawberry sundae tidak jadi.” Kata Ji Yong mengancam.

“apa yang oppa katakan? Strawberry sundae?” kata Chaerin seraya membulatkan mata.

“nee double sundae. Kau tidak mau?” kata Ji Yong sambil memasang wajah nakal.

“mwo? Hyaa oppa kira aku ini apa? Aku bukan anak kecil. Double sundae sekalipun aku tetap tidak mau!” kata Chaerin.

.

.

.

.

.

.

Setengah jam kemudian

“Chaerin ahh sepertinya rekaman kali ini akan sedikit lebih lama gweanchana?” kata Ji Yong sambil meringis.

“kalau begitu oppa harus membelikanku dua sundae lagi.” Kata Chaerin dengan memajukan bibirnya sambil memakan Strawberry sundae yang dibelikan Ji Yong

“hahaha nee arraso.” Kata Ji Yong sambil mengacak-ngacak rambut Chaerin.

Chaerin’s Pov

Nyaman.. ketika kau nyaman dengan seseorang maka apapun itu yang ada sangkut pautnya dengan mu akan kau ceritakan kepada orang itu. Itulah yang aku rasakan denganmu oppa. Apapun itu semuanya akan kuceritakan padamu. Hari ini kau memintaku menemanimu. Apa aku terlihat kesal? Haha itu hanya bagian luarnya saja oppa. Aku justru sangat senang kau memintaku. Melihatmu menyanyikan setiap part rap mu membuatku seperti beristirahat lebih dari seminggu. Rasa letihku pun hilang ketika mendengarmu bernyanyi. Es krim? Aku tidak butuh es krim. Aku hanya membutuhkanmu berada di sisiku. Bersamaku. Setengah jam kemudian kau mendatangiku dan berkata semua ini akan sedikit lebih lama. Oh oppa apa kau bercanda? Bahkan jika kau menyuruhku menemanimu seumur hidupku pun aku mau. Aku tidak butuh sundae ini. Aku hanya membutuhkanmu. Walaupun aku hanya bisa menjadi adikmu saja untuk selamanya. Tak masalah buatku. Asal kau disampingku. Aku sudah cukup bahagia.

Hari ini hari yang membahagiakan buatku karna kau ulang tahun. Aku tahu kau pasti melupakan hal itu karena sibuk dengan album barumu itu. Maka hari ini aku akan memberikan pesta kejutan kecil untukmu.

Astaga bagaimana ini? Semua orang sibuk dengan pekerjaan mereka. Bommie eonni, Dara eonni, Minji, Daesung oppa, Young Bae oppa dan Seung Hyun oppa. Baiklah aku akan pergi dengan Seungri saja.

Seungri’s Pov

Hari ini Chaerin mengajakku pergi. Apakah ini pertanda? Apakah ini artinya penantianku selama ini berakhir? Selama ini aku hanya memendam perasaanku kepada Chaerin. Aku tidak berani mengungkapkannya.

“Chaerin ahh..” panggilku sambil melambaikan tangan.

“hyaa kenapa kau ini? Kau ingin kita berdua dikejar-kejar fans? Ingat kita ini sedang menyamar. Hyaa kenapa kau menggunakan mobilmu? Itu sangat mencolok tahu.” Kata Chaerin sambil berbisik.

“haha mian mian aku lupa kalau kita tidak bisa pergi bebas. Lalu dalam rangka apa kau mengajakku pergi?” kataku.

“kau ingat ini hari apa? Ini hari ulangtahun Ji Yong oppa. Aku sengaja menghindarinya dan mengajakmu pergi untuk membeli kado dan juga kue untuknya.”

Deg..

Mendengar perkataan Chaerin perasaanku langsung berubah. Aku berusaha untuk tetap terlihat ceria. Chaerin ahh kenapa? Kenapa kau tidak bisa menyadari perasaanku?

“ahh jinjaeyo? Aigoo aku sampai lupa kalau hari ini hyung ulangtahun. Kita mau beli apa?”

“mungkin sepatu, ahh anyi mungkin topi. Hmm andwae mungkin kacamata. Ahh aku tidak tahu. Aku bingung.” Kata Chaerin kebingungan sambil menggaruk kepalanya. Chaerin ahh apa kau menyadari itu? Tingkahmu sangat manis. Itu semua yang membuatku menyukaimu.

Setelah itu kami berdua mencari kue dan juga kado untuk Ji Yong hyung. Aku sangat bahagia sepanjang hari bersamanya. Tertawa bersamanya. Belum pernah kami melakukan hal ini sebelumnya. Tapi kenapa hari ini harus berakhir begitu cepat? Ohh ku mohon aku belum mau berpisah dengan mu Chaerin ahh. Tetap lah bersamaku. Ku mohon tetaplah bersamaku.

“Chaerin ahh..” kataku. Kali ini aku akan mengungkapkan perasaanku padamu Chaerin ahh.

“nee.. wae? Gweanchana?” kata Chaerin sambil manatapku.

“aku.. aku..”

“wae? Kau sakit?” katanya khawatir? Ohh ku mohon jangan lakukan itu. Tatapanmu membuatku tak tahan lagi. Seketika itu pula aku mencoba meraih bibirnya. Aku mencoba menciumnya. Tapi dengan cepat dia mendorongku.

“hyaa!! Apa yang kau lakukan?!” kata Chaerin sambil membentak.

“saranghae Chaerin ahh”

“neo michinya?!”

“aku hanya.. Chaerin ahh jangan pergi..”

Chaerin’s Pov

Aku benci Seungri. Aku membencinya. Kenapa? Kenapa dia harus mengambil ciuman pertamaku? Kenapa? Hiks.. oh Ji Yong oppa.. saat ini aku hanya ingin melihatnya. Dengan cepat aku mengetik nomor oppa dan menelponnya.

“ohh Chaerin ahh.. kemana saja kau? Aku mencarimu. Temani aku ya.. Chaerin ahh? Waeyo? Gweanchana?”

“hiks oppa.. bisa kah kau kemari? Menjemputku? Hiks”

“aku akan segera kesana kajima..”

Author’s pov

Setengah jam kemudian Chaerin sudah bersama Ji Yong di sebuah taman.

“oppa..” kata Chaerin yang masih menangis

“wae?” kata Ji Yong lembut.

“aku benci Seungri. Dia.. dia.. menciumku.” Kata Chaerin yang kemudian meneteskan air matanya lagi.

“mwo? Lalu?” kata Ji Yong dingin.

“aku benci dia oppa.”

Ji Yong’s Pov

Aku juga membencinya Chaerin ahh.. bukankah sudah berulang kali dia mencoba untuk menciummu? Mengapa kau tak juga menyadarinya? Babo yaa. Seharusnya kau tidak sepolos ini pergi bersamanya dan memberikan perhatian kepadanya padahal kau tahu dia menyukaimu. Babo..

Chaerin’s Pov

Oppa hanya diam. Entah kenapa mukanya berubah. Raut wajahnya tidak lagi berseri.

“oppa apa yang harus aku lakukan? Aku tidak tahu kalau dia akan melakukan hal itu. Apa yang harus aku perbuat? Aku sudah kehilangan ciuman pertamaku. Oppa apa yang harus aku perbuat? Oppa kenapa kau..”

Deg..

Apa ini? Apa yang terjadi?

.

.

.

.

.

.

.

.

Author’s pov

tiba-tiba Chaerin merasakan tubuh Ji Yong semakin dekat. Nafas Ji Yong pun semakin terasa di wajah Chaerin. Seketika itu juga Chaerin merasakan sentuhan bibir lembut Ji Yong pada bibirnya. Ji Yong mulai mencoba menggumul bibir Chaerin dan meminta Chaerin membalasnya. Ji Yong terus menggumul bibir Chaerin dengan lembut untuk beberapa saat sampai akhirnya dia membalas ciuman Ji Yong. Dan mereka berciuman untuk beberapa saat.

“oppa.. apa yang kau lakukan?” kata Chaerin sambil menundukan kepala.

“mian.. aku tidak tahu harus bagaimana mengatakannya padamu. Kau tidak mengerti dengan semua tindakanku. Kau ini sangat payah dalam membaca pria. Babo yaa” kata Ji Yong sambil mengusap kepala Chaerin.

“maksud oppa?”

“nado saranghae. Kau mau menjadi yeoja chingu ku?”

“mwo? Apa kalau aku bilang nee oppa tidak akan membelikanku sundae?” kata Chaerin dengan senyuman nakal.

“mwo? Jadi yang kau harapkan hanya es krim…?” kata Ji Yong kesal. Kemudian Chaerin mendekat dan meraih bibir lembut Ji Yong sebagai jawaban.

“sangeul cukkae oppa. Mianhae kau tidak mendapatkan first kissku.” Kata Chaerin sedih.

“tidak masalah.. bagiku ciuman kedua lebih baik.” Kata Ji Yong yang kemudian mencium Chaerin lagi. “Tak masalah buat ku Chaerin ahh, bagiku kau hadiah terbaik yang pernah kudapatkan” kata Ji yong dalam hati (masih dalam posisi ciuman yaa :P)

 

-end-