Nama Author : Iren

Cast :   Kwon Ji Yong (bigbang G-dragon

Lee Chaerin (2ne1 CL)

Main Cast : bisa berubah – ubah tergantung jalan ceritanya ^^

Genre : romance/chapter

Disclaimer :

A/N : aku author baru jadi mohon dukungannya ^^ maaf ya kalau ceritanya aneh, gaje, bikin kesel, typonya banyak >_<

***

Seorang yeoja melangkahkan kakinya perlahan di tengah kegelapan, seolah – olah hidupnya sudah tidak berarti lagi. Dia takut kegelapan, sangat takut tapi rasa tertekannya mengalahkan segalanya. Dia sudah tidak perduli lagi bahaya yang mungkin mengintainya di tengah malam, karena dia ingin segera meninggalkan dunia ini.

            “ oppa… jangan lepaskan tanganmu… jangan sekalipun “ percuma, kata – kata yeoja itu tidak didengarkan. Detik itu juga, genggaman tangan mereka terlepas dan sukses membuat namja itu terjatuh ke jurang setinggi ratusan meter, yeoja itu menangis sambil meneriakkan nama namja yang dicintainya, yang telah bersamanya selama 3 tahun lebih.saranghaeyo, good bye.

yeoja itu sampai di rumahnya, dia segera masuk dan melepas jaket yang sedari tadi dipakainya. masih dengan ekspresi lelah dan putus asanya. Dia mengambil sebotol air dari kulkas dan meminumnya. oppa mianhe, hari inipun aku masih belum bisa pergi ke tempatmu. Aku masih belum menemukan cara ke sana.

Satetes, dua tetes dan tangisnyapun pecah. Dadanya terasa sesak, rasa bersalah terus membuatnya melupakan cara hidup dengan benar. Seharusnya aku yang jatuh, seharusnya aku tidak melepaskan tangan kami, seharusnya… seharusnya aku tidak pergi dengannya.

***

“ jadi hanya ini yang bisa kalian lakukan?! Selama aku pergi, hanya ini yang bisa kalian lakukan?! Tidak ada peningkatan sama sekali, kita malah mengalami kerugian “ namja itu melemparkan map berisi file yang menurutnya sampah. Dia perhatikan satu persatu wajah bawahannya yang ketakutan. “ pergi!! Sebelum aku memecat kalian semua “ dan semua bawahan yang dia panggil pun langsung bergegas meninggalkan ruangannya.

Kwon jiyong atau biasa di sebut jiyong adalah CEO muda yang kehebatannya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Mengambil alih perusahaan ayahnya saat dia berusia 17 tahun dan selalu mendapat penghargaan pengusaha muda berprestasi setiap tahunnya karena faktanya perusahaannya selalu mendapat untung tiap tahunnya.

Jiyong selalu menuntut pekerjanya untuk bekerja dengan baik dan benar tanpa kesalahan, tapi itu senilai dengan gaji yang mereka dapatkan tiap bulannya ditambah uang makan yang terbilang sangat besar. Karena itu terkadang dia tidak bisa menerima kesalahan meskipun hanya secuil. Baginya pekerjaan sempurna adalah sebuah mahakarya agung yang harus selalu diutamakan. Tapi hari ini dia benar – benar kecewa atas kinerja bawahannya.

Perusahaannya memang mendapat kerugian yang tidak seberapa besar tapi bagi kwon jiyong itu adalah kesalahan besar yang harus segera dibenahi. Yap, dia salah satu orang yang perfeksionis dan sudah sangat akut.

***

yeoja itu melangkah perlahan ke arah toko bunga tempatnya bekerja. Disana sudah ada ahjumma pemilik toko, saat ahjumma itu melihatnya gadis itu segera membungkuk hormat “ lee chaerin, untung kau datang cepat. Hari ini aku harus pergi ke busan untuk bertemu adikku karena dia sedang sakit. Tolong jaga toko ini ketika aku pergi “ yeoja bernama chaerin itu hanya mengangguk sambil berjalan menuju meja kasir.

Setelah ahjumma yang baik itu pergi, chaerin langsung menata beberapa bunga yang menurutnya agak berantakan. Tatapannya masih terlihat kosong namun tangannya terlihat terampil saat menata bunga, meskipun hatinya kosong tapi dia masih bisa berfikir jernih.

“ permisi, aku ingin membeli bunga, bisakah kau membantuku nona? “ chaerin langsung berbalik, dia segera menghampiri pelanggan pertamanya di pagi hari itu.

“ tentu, apa yang bisa aku bantu tuan? “ pelanggan yang merupakan namja itu terlihat bingung, dia baru pertama kali pergi ke toko bunga, jika bukan karena eommanya yang memintanya membeli bunga sendiri dia pasti sudah menyuruh sekretarisnya untuk membeli.

namja itu, kwon jiyong menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, pertanda dia juga tidak tahu ingin meminta bantuan apa. Akhirnya, setelah dia menimbang – nimbang cukup lama barulah dia bicara “ sejujurnya aku juga bingung harus memesan bunga yang seperti apa karena eommaku yang meminta. Dapatkah kau membantuku untuk memilih nona? “

Tanpa menunggu lama chaerin langsung berjalan kearah deretan bunga yang sudah berjejer rapih, kwon jiyong mengikutinya dari belakang “ bagaimana karakter ibu anda tuan? “

Jiyong berfikir cukup lama “ dia baik, perhatian dan lembut juga sangat pengertian, “ tidak butuh waktu lama untuk chaerin memilih bunga, dia memilih 2 jenis bunga yang menurutnya cocok dengan karakter pelanggannya. Jiyong yang sejak tadi hanya memperhatikan akhirnya bertanya karena penasaran “ kalau boleh tahu, kenapa kau memilih 2 jenis bunga itu nona? “

Chaerin yang sudah bersiap menghias bunga yang sudah dia pilih langsung menghentikan aktifitasnya “ apa anda tahu arti kedua bunga ini tuan? “ jiyong menggeleng, dia benar – benar buta untuk urusan seperti itu, karena sejujurnya dia bukan tipikal orang yang romantis.

Mungkin jiyong tidak tahu tapi senyum yang dia lihat dari chaerin adalah senyum pertama gadis itu sejak beberapa tahun lalu. Senyum yang langsung membuat jiyong merasakan kehangatan dan perasaan yang aneh “ bunga kecil berwarna merah ini bernama alstroemeria, bunga yang menunjukkan penghargaan dan penghormatan. Dan bunga yang berwarna biru dan putih ini bernama delphinium bunga yang maksudnya menghargai perhatian dan pengertian. Aku rasa kedua bunga ini cocok jika diberikan kepada eomma tuan, “ jiyong mengangguk mengerti, gadis ini benar – benar luar biasa, pikirnya.

Itulah pertemuan pertama mereka yang mungkin akan memberikan kesan tersendiri untuk mereka berdua terutama namja yang terus tersenyum sejak meninggalkan toko bunga itu, kwon jiyong.

tbc