Oke yuhuuu~ syubidu-bidu ketemu lagi sama saia yang kece badai halilintar cetar membahana ulala :333 *kibas poni* (abaikan salam pembuka gaje ini).

Mari kita langsung saja membahas tentang pembagian suatu fanfict menurut Panjang Pendeknya cerita. Yaps, seperti kemarin, saya bakalan mencoba menjelaskan dengan cara saya sendiri. Jadi kalau agak-agak terganggu dengan istilah/perumpamaan gaje nan lebay alay dan sebagainya dan sebagainya. Silakan tutup tab ini, oke?

Baiklah, dimulai dari :


*** DRABBLE : Nah, si drabble ini teramat sangat pendek. Kenapa? Alasannya cuma satu yaitu ; ceritanya cuma ada di satu adegan dan langsung ke inti/klimaks cerita.

Contohnya : adegan tentang putus cinta pada suatu malam di musim dingin yang menggigit di kandang penuh cinta karena adanya pihak ketiga. Dengan tokoh Gaho, Jolie Boss.

Loh, kok macam itu bisa dibilang drabble sih? Kenapa?

Yoyoi, tentu saja itu drabble. Karena adegannya cuma satu : putus cinta dan lokasinya pun cuma di kandang. Biasanya, si drabble ini dibuat gantung. Sehingga terkadang pembaca akan bilang aaaaa~ Terus, menurut forum penulis Indonesia drabble hanya terdiri dari 100 kata (bagaimana tidak menggantung coba?) tapi, sebagian besar penulis ff termasuk saya menggunakan kurang lebih 500 kata untuk drabble. CMIW.

*** FICLET : Nah, kalau si ficlet ini di atas drabble sedikit panjangnya. Hanya saja kurang dari 1000 kata. Bisa terdiri dari beberapa adegan (tergantung sang penulis saat memanfaatkan kata). Perlu contoh?

Oke, dengan contoh yang sama yaitu putusnya tali kasih guk-guk, kita bisa memulainya dari adegan Gaho memergok Jolie lagi cemceman sama Boss, terus ada adegan perkelahian dan blablabla. . . Sampai Gaho mutusin Jolie. Jelaskan, ya? Iya aja dah.

*** VIGNETTE : Yang satu ini adalah cerita yang terdiri dari 1000-3000 kata. Agak puas buat mengembangkan cerita. Terserah mau mengambil berapa adegan. Bisa ditambah perkenalan atau apa saja. Sesuai selera sang penulis. Dan, yah, saya biasanya lebih condong ke vignette :3. Tidak perlu pakai contoh ya, cinta~ kepanjangan nanti kegajean saya.

***Oneshoot dan Longshoot : Untuk yang satu ini panjang ceritanya berkisar 3000-5000 kata. Atau istilahnya cerita yang habis dalam sekali duduk. Bukan diwajibkan untuk baca sambil duduk, boleh kok baca/atau menulisnya sambil berdiri, jongkok, guling-guling, sekarepmulah😀. Akan tetapi, cerita tersebut mesti tamat dalam satu kali cerita tidak pakai embel-embel TBC kecuali pembacanya meminta “thor, sequel donk, entar aku kasih foto Taeyang lagi ckiiiit.” itupun kalau penulisnya sudi membuat sequelnya. Nah, sedangkan si longshoot ini terdiri lebih dari 5000 kata. Tambah luas kesempatan untuk mengombang ambing tralalala ceritanya. Asal pastikan adegan yang dibuat itu benar-benar penting jangan cuma untuk memperpanjang cerita doang, sesekali bukan masalah. Tapi, kalau kebanyakan tralalanya jadi pertanyaan cintaa~.

*** TWOSHOOT : Ada beberapa alasan kenapa ceritanya terbagi atas dua bagian. Salah satunya ialah sang penulis takut ceritanya kepanjangan jika dibuat oneshoot, hingga mungkin akan berdampak pada terputus-putusnya si pembaca waktu membaca ff tersebut aka dicicil (berasa kredit barang pecah belah).

***CHAPTERED : Yang ini pasti pada tahu, kan? Iya, yang ceritanya ber-part-part itu loh. Panjang ceritanya tetap tergantung pada sang penulis (mau seribu kek, beribu-ribu, kek. Tiada batasan). Satu hal yang pasti antara part yang satu ke part yang lain, saling berkaitan. Mungkin ada siang, malam, dini hari, subuh, pagi istilahnya. Jadi, bisa ada adegan makan, minum, mandi. Tokoh-tokoh ceritanya akan terlihat manusiawi, kan?

*** SERIES : Konsepnya sih hampir sama seperti chaptered. Cuma, si series ini bisa saja tidak beraturan tetapi, tetap saling berkaitan.

Bingung? sama😄.

Tapi, saya akan mencoba menjelaskan sebisanya. Contohnya begini : 1) Pada suatu hari GD yang tampan rupawan diputuskan oleh seorang perempuan cantik jelita (bukan jelang lima puluh tahun, ya) yang notabene adalah saya mwahahahuhukuhuk *keselek jengkol* nah, dijelasin prosesi mereka kenalan sampai putus sudah, cukup begitu saja series pertamanya. 2) Ada tokoh lain yang menyukai GD tapi, si GD jual mahal ceritanya dan lebih memilih jomblo hingga si gadis itu berusaha keras untuk merebut hati GD. Saling berkaitan, kan? Kalau masih kurang jelas, ada lagi contohnya : Day 1 dan Day 2 punya saya (promo terselubung).

Beriktnya adalah istilah-istilah lain dalam penokohan selain tokoh BB/GB,AKTOR/ARTIS,ANIME,NOVEL DAN LAIN SEBAGAINYA. Yakni OC itu ialah tokoh karangan sang penulis. Bisa pemuda/pemudi atau yang pertengahan. Authorfic nah, yang ini pasti sang penulis juga ikutan nimbrung bisa jadi peran pembantu (asal jangan tiba-tiba authornya datang cuma buat ngerusuh cerita dan ditendang tokoh utama, kan kesian penulisnya =,=), adapun yang namanya readerfic, yang ini pasti sang pembaca ikutan andil. Biasanya sih, ff request-an atau pakai kata you dalam pemeran.

Okesip, cukup segini dulu. Kalau saya salah. Mohon koreksiannya, yah? CU :*